Valentino Rossi Sangat Emosional Tinggalkan Tim Pabrikan Yamaha

PORTIMAO – Kebersamaan Valentino Rossi dengan awak pabrikan Yamaha kini telah formal berakhir. Maka dari itu, Rossi merasa sangat emosional ketika mengalami MotoGP Portugal 2020, karena itu merupakan balapan terakhirnya di tim pabrikan Yamaha.

Sebagaimana diketahui, Yamaha sudah membuat kesimpulan untuk mempromosikan Fabio Quartararo dari tim satelit menuju tim pengusaha. Maka dari itu, posisi Rossi pun harus tergeser. Apalagi, The Doctor sudah semakin menua dan sulit tampil kompetitif.

Ditanya tentang apa yang paling akan membuatnya rindu saat bercerai dengan tim pabrikan Yamaha, Rossi pun menjawab orang-orangnya. Sebab, pada Petronas Yamaha SRT, pembalap berkebangsaan Italia itu akan bekerja dengan orang-orang yang berbeda.

Baca juga: Maverick Vinales Merasakan MotoGP 2020 seperti Bencana

“Orang-orangnya (akan saya rindukan). Saya tidak berpikir banyak dengan akan berubah dari sisi teknis. Tapi 15 tahun karier saya adalah bagian penting dari tumbuh saya, ” ungkap Valentino Rossi, sebagaimana dikutip dari Speedweek , Senin (23/11/2020).

Rossi sebenarnya diizinkan buat membawa David Munoz selaku kepala krunya, Idalio Gavira (pelatih balap), dan Matteo Flamigni (insinyur data), ke kubu Petronas Yamaha SRT. Akan tetapi, The Doctor tidak bisa membawa serta dua mekaniknya, Alex Briggs dan Brent Stephens.

“Saya memiliki banyak teman di tim, jadi itu terutama dari sisi manusia. Tersebut adalah momen emosional ketika kami kembali ke pit, ” terang juara dunia sebanyak sembilan kala tersebut.