Tampil Buruk di MotoGP Teruel 2020, Quartararo: Saya Kehilangan Segalanya

ARAGON – Pembalap Petronas Yamaha SRT, Fabio Quartararo, hanya mampu finis kedelapan dalam gelaran MotoGP Teruel 2020. Hal ini tentunya membuat Quartararo sangat kecewa. Ia pun merasa kehilangan segalanya dalam balapan tersebut.

Quartararo sejatinya tengah bertarung dalam perebutan gelar juara dunia MotoGP 2020. Sebelum balapan MotoGP Teruel itu dilangsungkan, Quartararo menempati posisi ke-2 klasemen dan hanya tertinggal enam poin saja dari Joan Mir yang berada di puncak.

Maka dari itu, Quartararo pada awalnya cukup optimis kalau MotoGP Teruel 2020 akan menjadi kesempatan baginya untuk menyalip Mir. Sebab, Quartararo start dari kondisi keenam, sedangkan Mir ke-12.

Baca juga: Pimpin Klasemen MotoGP 2020, Joan Mir Berpotensi Ciptakan Rekor

Kendati demikian, yang terjadi di jalan justru tidak sesuai ekspektasi. Posisi Quartararo melorot hingga akhirnya finis kedelapan. Sementara itu, Joan Mir melaju kencang hingga kemudian finis di urutan ketiga.

Tak ayal, hal ini memproduksi Quartararo merasa terpukul. Namun, yang membuatnya paling kecewa adalah sebab ia tidak bisa mendapatkan feeling yang bagus saat mengemudikan mesin balapnya. Padahal, ketika pemanasan, Quartararo merasa semuanya baik-baik saja.

“Saya tidak senang sebab kami menemukan sesuatu yang tentu dalam pemanasan. Saya kehilangan segalanya dalam balapan, ” jelas Quartararo, seperti dikutip dari Speedweek, Senin (26/10/2020).