Suzuki Tak Kaget Mir Gagal Tampil Mentereng di MotoGP Prancis 2020

ARAGON – Pembalap Awak Suzuki Ecstar, Joan Mir ditargetkan untuk menjadi juara dunia MotoGP 2020 oleh timnya. Hal itu bukanlah sesuatu hal yang dikarang-karang karena memang Mir berpotensi gembung untuk meraih gelar juara terhormat tersebut di musim ini.

Mir tepatnya sudah beruang di urutan kedua pada klasemen sementara pembalap MotoGP 2020 pra MotoGP Prancis 2020 dimulai. Dia hanya tertinggal beberapa poin sekadar dari Fabio Quartararo yang beruang di urutan pertama pada klasemen tersebut.

Karena itulah, saat jelang balapan MotoGP Prancis 2020, Mir diharapkan bisa mengakhiri race di posisi terbaik ataupun setidaknya tidak terlalu jauh sejak hasil finis Quartararo. Namun, tidak disangka-sangka Mir justru tampil sangat buruk dan hanya bisa sudah di urutan ke-11.

Baca Juga: Joan Mir Mengkal MotoGP 2020 Disebut Stoner Invalid Kompetitif

Finis pada urutan ke-11 pun menjadi buatan terburuk Mir selama di MotoGP 2020 (tak termasuk sudahi balapan karena kecelakaan). Tentunya Suzuki ngerasa kecewa dengan hasil itu, memgingat sejak awal Mir sudah diminta berhati-hati dan ditargetkan hal yang besar.

Akan tetapi, Suzuki mengakui tidak terlalu kaget Mir bisa meraih hasil buruk di MotoGP Prancis 2020. Menurut Manajer Tim Suzuki, Davide Brivio, timnya tidak kaget karena Mir balapan di tengah kondisi hujan dan lintasan yang basah.

Balapan di kondisi lepek di seri Prancis akhir pekan kemarin adalah pengalaman pertama Mir semenjak naik kelas MotoGP di dalam 2019 silam. Jadi, Mir betul-betul buta saat mentas di Sirkuit Le Mans, Prancis sambil mengendarai motor MotoGP.