Marquez Sebut Pembalap MotoGP 2020 Tidak Ada yang Mau Jadi Jago

BARCELONA – Pembalap Repsol Honda, Marc Marquez, harus absen untuk waktu yang lama pada Kejuaraan Dunia MotoGP 2020 pasal mengalami cedera. Akan tetapi, bukan berarti Marquez tak mengikuti jalan balapan.

Diakui oleh Marquez bahwa setiap ada kemuliaan balapan, ia pasti akan menontonnya dari layer kaca. Hal inilah yang kemudian pembalap berjuluk The Baby Alien itu geregetan karena tipisnya perolehan poin yang dimiliki oleh para pesaingnya.

Sejauh ini, telah dilangsungkan tujuh seri balapan di MotoGP 2020. Adapun yang menjadi pemuncak klasemen sementara adalah pembalap Ducati, Andrea Dovizioso, dengan raihan 84 pokok. Hal ini lantas dikomentari sebab Marquez.

Baca selalu: Selama Belum Menang, Joan Mir Enggan Pikirkan Gelar Juara MotoGP 2020

Marquez sejatinya memandang tinggi Dovizioso. Maka dari itu, pada awalnya ia menduga Dovizioso akan mendominasi kejuaraan sesudah dirinya dinyatakan harus menepi buat waktu yang lama.

Kendati demikian, yang terjadi bahkan Dovizioso mengalami kesulitan untuk mampu tampil konsisten di jajaran aliran. Dari tujuh seri balapan yang telah dilakoni, Dovizioso baru satu kali meraih kemenangan. Hal itu pun sangat disayangkan oleh Marquez.

Begitupun pandangan Marquez terhadap pembalap lainnya, seperti Fabio Quartararo dan Maverick Vinales dengan membuntuti Dovizioso dengan selisih satu poin. Kedua pembalap Yamaha tersebut juga kesulitan untuk bisa hadir konsisten.