Quartararo Pasrah dengan Peluangnya di MotoGP Catalunya 2020

MISANO – Pembalap Petronas Yamaha SRT, Fabio Quartararo , hanya bisa pasrah jelang MotoGP Catalunya 2020 akhir pekan ini. Sebab, motor YZR M-1 miliknya masih memiliki kekurangan, terutama pada aspek kecepatan puncak.

Seperti diketahui, seri kedelapan Kejuaraan Dunia MotoGP 2020 jadi digelar di Sirkuti Catalunya, Barcelona. Lintasan sepanjang 4, 655 distance (km) itu memiliki satu travel lurus dengan jarak tempuh mencapai 1 kilometer (km).

Kebetulan, trek lurus panjang jadi sebuah kelemahan dari motor Yamaha. Kecepatan puncak motor-motor pabrikan garpu tala itu masih kalah dibandingkan Honda, Ducati, Suzuki, dan KTM. Tidak heran, Fabio Quartararo sedikit pesimis dengan peluangnya di DOCTOR Catalunya.

Lihat juga: Masih Belum Terima soal Track Limit, Quartararo Bikin Meme Bernada Sindiran

“Barcelona adalah trek yang saya sukai, tetapi ada trek lurus panjang one kilometer. Jadi, saya tidak tahu apa yang harus dipikirkan, ” ujar Fabio Quartararo, sebagaimana dikutip dari Accident , Rabu (23/9/2020).

“Di sini (Misano) ada tiga trek lurus panjang pada mana kami melewatinya dengan gigi lima atau enam. Pada akhirnya, Barcelona hanya punya satu trek lurus panjang. Ini lebih soal tikungan cepat dan kecepatan ketika menikung, ” imbuh pria berusia 21 tahun itu.

Komentar Fabio Quartararo itu bukan terlepas dari keluhannya soal betapa sulitnya pembalap Yamaha menyalip saat balapan. Karena itu, tiga pembalap Yamaha, yakni Maverick Vinales, Franco Morbidelli, dan dirinya sendiri, mampu menang balapan jika langsung melesat di depan setelah start.

Dari tujuh seri yang sudah digelar, penunggang motor Yamaha YZR M-1 sudah meraih empat kemenangan. Dua kemenangan didapatkan Fabio Quartararo pada dua seri pokok, sementara Maverick Vinales dan Franco Morbidelli masing-masing satu.