Tergeser dari Posisi Puncak, Quartararo Bantah Alami Tekanan

MISANO – Pembalap Tim Petronas Yamaha SRT, Fabio Quartararo, membantah mengalami lagu menjalani MotoGP musim ini. Dia merasa tidak mengalami gangguan atau tekanan apa pun ketika berada di posisi puncak klasemen sementara MotoGP 2020 hingga seri kelima.

Sayangnya, saat memasuki seri keenam, pembalap berusia 21 tahun itu harus turun takhta. Quartararo gagal mendapatkan poin pada MotoGP San Marino 2020 setelah terjatuh dua kali pada saat balapan berlangsung.

Kegagalannya meraih poin akhirnya berbuah buruk. Pembalap Tim Ducati, Andrea Dovizioso mampu menjemput alih pimpinan. Dovizioso yang menuruti Quartararo di papan klasemen, kesudahannya mampu berada di posisi pucuk.

Di balapan di MotoGP San Marino 2020, Dovizioso sendiri tampil kurang baik. Ia hanya finis dalam urutan ketujuh. Akan tetapi, tambahan sembilan poin sudah cukup untuk Dovizioso untuk melewati Quartararo di papan klasemen.

Mengaji juga Posisinya di Klasemen MotoGP 2020 Direbut Dovizioso, Quartararo: Saya Tidak Peduli!

Melihat status di MotoGP San Marino 2020, banyak yang beranggapan bahwa Quartararo sudah merasakan adanya tekanan. Namun, pembalap berpaspor Prancis itu membantahnya karena ambisi besarnya hanyalah selalu tampil cepat.

Karena itu, Quartararo sendiri mengalami lagu bukan dari sisi kejuaraan. Akan tetapi, ia juga tidak menyanggah bahwa di setiap balapan merasakan sedikit tekanan untuk bisa tampil cepat.