Cedera Ubah Pikiran Lorenzo soal Pekerjaan Balapnya

LUGANO – Jorge Lorenzo telah mengakhiri 18 tarikh karier balapnya pada MotoGP 2019 bersama Repsol Honda. Por Fuera –julukan Lorenzo– pun membeberkan keterangan utamanya memutuskan gantung helm.

Lorenzo menyatakan bahwa kesimpulan pensiun diambilnya dengan berat kepala, karena cedera tulang belakang dengan dideritanya pada musim lalu. Cedera tulang belakang adalah buah lantaran kecelakaan yang dialami Lorenzo di musim lalu.

Lorenzo yang awalnya diprediksi mampu mengeluarkan potensi suntuk dari motor Honda, RC213V, justru gagal melakukannya. Alhasil, Por Fuera kerap terjatuh saat mengendarai RC213V. Patut disayangkan, salah satu penderitaan itu justru menjadi penyebab utama Lorenzo pensiun.

Dunia balap motor kendati kehilangan salah satu talenta terhebatnya. Lorenzo pensiun di usia 32 tahun dengan membawa prestasi gemilang, yaitu lima gelar juara dunia (tiga gelar juara MotoGP dan dua gelar juara kelas 250cc).

BACA JUGA: Gaya Balapnya Ditiru Quartararo, Lorenzo: Dia Menang dengan Cara yang Positif

“Saya telah berada di level profesional sejak lama, 18 tahun sebagai cakap, dari usia 15 hingga 32 tahun. Ini membutuhkan banyak pengorbanan, seperti semua olahraga tingkat tinggi, mendedikasikan waktu selama berjam-jam, serta olahraga kami berisiko tinggi, ” ujar Lorenzo, menyadur dari Tutto Motori Web , Rabu (29/7/2020).

“Ketika Anda jatuh ke tanah, Anda bisa mematahkan tulang. Saya menemui banyak cedera, terutama dalam satu setengah tahun terakhir, setiap kali jatuh saya terluka, ” tuturnya.